SUMBAWA BARAT — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengimbau masyarakat, khususnya warga Kota Taliwang yang beraktivitas dan berwisata di kawasan Kompleks Kemutar Telu Center (KTC), untuk memaklumi kondisi pemadaman listrik yang saat ini masih berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat, Muhammad Suharno, S.Sos., M.M.Inov., mengatakan bahwa pemadaman total penerangan di kawasan Kompleks KTC terjadi karena adanya gangguan pada salah satu koneksi panel kubikel milik PT PLN (Persero).
“Untuk saat ini Kompleks KTC masih dalam pemadaman total oleh pihak PLN karena terdapat satu koneksi panel kubikel milik PLN yang mengalami masalah,” ujar Suharno.
Ia menegaskan, gangguan tersebut bukan berasal dari panel kubikel milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Penjelasan tersebut disampaikan agar masyarakat tidak salah memahami penyebab terganggunya penerangan di kawasan KTC.
Menurut Suharno, kondisi pemadaman tersebut tentunya dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, terutama warga yang datang ke Kompleks KTC untuk bersantai, berolahraga maupun menikmati suasana kawasan tersebut pada sore hingga malam hari.
“Kami memohon pengertian dan permakluman dari masyarakat yang sedang beraktivitas di Kompleks KTC. Dengan kondisi penerangan yang padam, tentu kenyamanan masyarakat untuk sementara dapat terganggu,” katanya.
Suharno menjelaskan, saat ini pihak PLN tengah melakukan proses perbaikan terhadap gangguan pada koneksi panel kubikel tersebut. Dishub KSB berharap proses penanganan dapat segera diselesaikan sehingga penerangan di kawasan KTC kembali normal.
Ia juga mengimbau masyarakat yang tetap beraktivitas di sekitar kawasan KTC selama masa pemadaman agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika kondisi mulai gelap.
“Bagi masyarakat yang tetap berada di kawasan KTC, kami mengimbau agar lebih berhati-hati karena penerangan sedang tidak berfungsi secara normal. Utamakan keselamatan dan perhatikan lingkungan sekitar,” imbaunya.
Menurutnya, masyarakat juga diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain selama kondisi penerangan belum kembali normal. Pengunjung diminta menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan di lapangan.
Dishub KSB, lanjut Suharno, terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam rangka mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di kawasan KTC. Koordinasi tersebut penting agar kondisi pemadaman tidak menimbulkan gangguan lain terhadap keamanan dan kenyamanan pengguna kawasan.
“Kami memahami bahwa Kompleks KTC merupakan salah satu kawasan yang banyak dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat bersabar dan memaklumi kondisi ini sampai proses perbaikan oleh pihak PLN selesai,” ungkapnya.
Suharno menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan karena gangguan tersebut saat ini sedang dalam penanganan pihak PLN. Namun, selama proses perbaikan berlangsung, aspek keselamatan tetap harus menjadi perhatian utama.
Dishub KSB juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat akibat terganggunya penerangan di Kompleks KTC. Pihaknya berharap kondisi tersebut dapat segera kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.
“Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas pengertian masyarakat. Kami berharap proses perbaikan dapat segera selesai dan penerangan di Kompleks KTC kembali normal,” pungkas Suharno. (Hen).
