Paska di Bukanya Klinik Mata, RSUD Asy-Syifa’ Rutin Laksanakan Operasi Katarak


(Foto: dr. Carlof Sitompul selaku Direktur RSUD Asy-Syifa' Sumbawa Barat)

AkurasiNTB, Sumbawa Barat -- Sejak dibukanya Klinik Mata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asy-Syifa’ Sumbawa Barat pada awal Januari 2023 lalu, telah banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan Klinik Mata tersebut untuk penanganan kesehatan matanya. 

Untuk itu, bagi masyarakat di 'Tanah Pariri Lema Bariri' yang penglihatannya terganggu, dapat memeriksakan diri ke Klinik Mata RSUD Asy-Syifa’. Jika yang datang memang disebabkan karena penyakit Katarak, akan ditangani dengan tatalaksana untuk penyakit Katarak termasuk tindakan operasi bila dibutuhkan.

dr. Carlof selaku Direktur RSUD Asy-Syifa' mengatakan, jika ada masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat yang penglihatannya terganggu, bisa dilakukan pengecekan di Klinik Poli Mata. Nantinya, jika penglihatan terganggu karena Katarak dan butuh operasi, maka akan dijadwalkan untuk dilakukan tindakan operasi.

"Berhubung sebentar lagi kita akan menghadapi libur Lebaran, silakan masyarakat yang membutuhkan untuk memeriksakan diri lebih awal. Segala kebutuhan operasinya, kami persiapkan dari sekarang. Nanti masuk kantor pasca libur panjang. Kita akan mulai laksanakan operasi Katarak kembali," ungkap Direktur RSUD Asy-Syifa' dr. Carlof Sitompul pada media di ruangan kerjanya, Senin (10/04/2023).

Operasi katarak yang dilaksanakan setelah lebaran nanti, terangnya, merupakan operasi kesekiankali yang digelar oleh RSUD Asy-Syifa' dalam rangka membantu masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan pada mata.

Kehadiran operasi ini, menurutnya memberikan kebahagiaan bagi mereka karena penglihatannya dapat normal kembali dan melanjutkan kehidupan dihari-hari mendatang dengan penuh makna dan berkah, apalagi bagi para lansia bisa melihat kembali anak cucunya dan dapat beraktifitas dengan normal.

"Operasi katarak ini bukan lah operasi darurat, sehingga pelaksanaan operasi akan dijadwalkan oleh dokter mata yang akan melaksanakan tindakan operasi, termasuk mempersiapkan dulu kondisi umum pasien agar siap untuk operasi, utamanya bagi pasien yang mempunyai Diabetes Mellitus dan Hipertensi" terangnya.

Terakhir, Ia menyampaikan bahwa operasi katarak yang akan di laksanakan ini dijaminkan oleh BPJS, sehingga bagi peserta BPJS tidak dikenakan biaya tambahan lagi.

"Kalau saat pelaksanaan operasi terdapat peserta yang miskin dan belum memiliki Kartu BPJS, maka akan kami bantu fasilitasi untuk membantu pengurusan hingga yang bersangkutan memiliki kartu dimaksud, termasuk pemanfaatan program dari Pemerintah Daerah KSB untuk menjaminkan kepesertaan BPJS bagi masyarakat KSB yang tidak mampu" pungkasnya.

Untuk diketahui, pada periode bulan Januari hingga Februari 2023 lalu, RSUD Asy-Syifa' Sumbawa Barat sudah berhasil melaksanakan Operasi Katarak terhadap 17 pasien. (An/*).