Prestasi Membanggakan, SMKN 1 Taliwang Peringkat Kedua SMK Terbaik di NTB

(Foto: Kepala Sekolah SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd.,M.Pd)

Sumbawa Barat -- SMKN 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan vokasi. Sekolah menengah kejuruan tersebut berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan vokasi unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Capaian ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan kejuruan di daerah mampu bersaing dan menunjukkan eksistensinya di tingkat yang lebih luas.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), SMKN 1 Taliwang berhasil menembus daftar 15 besar SMK terbaik di tingkat Provinsi NTB. Peringkat tersebut disusun berdasarkan jumlah prestasi yang diraih oleh siswa dalam berbagai ajang kompetisi akademik maupun non-akademik.

Dalam daftar tersebut, SMKN 1 Taliwang menempati posisi kedua dengan total raihan 25 prestasi yang tercatat secara nasional. Jumlah prestasi tersebut mencerminkan konsistensi para siswa dan guru dalam mengikuti berbagai kompetisi yang diselenggarakan di tingkat provinsi maupun nasional.

Capaian tersebut sekaligus menjadi sinyal positif bagi perkembangan pendidikan menengah kejuruan di Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi dunia kerja maupun dunia industri.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) NTB, Bowo Susatyo, menjelaskan bahwa sistem pendataan prestasi siswa saat ini telah dilakukan secara terintegrasi melalui sistem nasional yang dikelola oleh Pusat Prestasi Nasional.

Menurutnya, setiap pencapaian siswa baik di tingkat provinsi maupun nasional wajib dilaporkan oleh pihak sekolah secara berkala. Data tersebut kemudian diinput ke dalam sistem Puspresnas sebagai bagian dari basis data prestasi pendidikan nasional.

“Prestasi sekolah, khususnya bidang SMK, akan selalu dilaporkan oleh masing-masing sekolah dan masuk ke data Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud,” ujar Bowo, Senin (09/03).

Ia menilai, keberhasilan SMKN 1 Taliwang menembus peringkat atas di tingkat provinsi merupakan kebanggaan bersama, tidak hanya bagi pihak sekolah tetapi juga bagi pemerintah daerah dan Dinas Dikpora NTB.

Lebih lanjut, Bowo mengatakan bahwa prestasi tersebut turut menciptakan atmosfer kompetisi yang semakin positif di kalangan siswa. Semangat untuk mengikuti berbagai ajang lomba pun terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Hal ini tentunya membuat bangga kami di dinas juga sekolah. Siswa menjadi lebih antusias dan semangat lagi dalam mengikuti berbagai ajang lomba, mulai dari bidang olahraga, seni budaya, hingga riset dan inovasi,” terangnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa tantangan ke depan tidaklah mudah. Persaingan di tingkat nasional memiliki standar kompetisi yang jauh lebih ketat sehingga membutuhkan persiapan yang matang dari siswa maupun pihak sekolah.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih oleh para siswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, dukungan guru pendamping, serta komitmen sekolah dalam melakukan pembinaan secara berkelanjutan.

“Prestasi ini sangat membanggakan sekolah. Ini membuktikan bahwa siswa kami mampu bersaing dan memiliki kualitas yang diakui secara nasional,” ujar Muhammad Nasir.

Ia juga menambahkan bahwa SMKN 1 Taliwang merupakan salah satu dari 11 SMK di Provinsi NTB yang telah menerapkan sistem tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak tahun 2022 berdasarkan kebijakan Gubernur NTB. Sistem tersebut memberikan fleksibilitas bagi sekolah dalam mengelola sumber daya untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Ke depan, pihak sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas pendukung, kualitas pembinaan siswa, serta memperluas peluang mengikuti berbagai kompetisi. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga tren prestasi yang telah diraih sekaligus memotivasi siswa lain untuk berani tampil dan berkompetisi di berbagai bidang keahlian,” pungkasnya. (Hen).