‎100 Persen Siswa SMKN 1 Taliwang Lulus, Kepala Sekolah Imbau Tidak Rayakan Secara Berlebihan ‎

Taliwang, Sumbawa Barat – Kabar membanggakan datang dari SMK Negeri 1 Taliwang, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Seluruh siswa-siswi kelas XII tahun pelajaran 2025/2026 dinyatakan lulus 100 persen tanpa terkecuali.

‎Informasi kelulusan tersebut disampaikan secara resmi kepada para siswa melalui sistem online yang diakses melalui website resmi SMK Negeri 1 Taliwang. Metode ini dipilih untuk memudahkan akses sekaligus menghindari kerumunan.

‎Pengumuman kelulusan dilakukan pada Selasa, 5 Mei 2026 tepat pukul 19.00 WITA. Para siswa dapat langsung mengetahui hasil kelulusan masing-masing secara mandiri dari rumah.

‎Kepala SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian seluruh siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan hasil maksimal.

‎Ia menjelaskan bahwa seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 278 orang dari 9 kompetensi keahlian dinyatakan lulus berdasarkan hasil rapat dewan guru dan evaluasi akademik secara menyeluruh.

‎“Alhamdulillah, 100 persen siswa kelas XII SMKN 1 Taliwang dinyatakan lulus semua. Ini merupakan hasil kerja keras siswa, guru, serta dukungan orang tua,” ujar Muhammad Nasir saat diwawancarai media, Rabu (06/05/2026).

‎Kelulusan tersebut juga telah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Nomor: 422/231/SMKN1TLG/2026 tentang Penetapan Kelulusan Siswa Kelas XII SMK Negeri 1 Taliwang Tahun Pelajaran 2025/2026.

‎Menurut Nasir, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pembinaan karakter siswa selama menempuh pendidikan.

‎Selain itu, pihak sekolah juga terus mendorong siswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing.

‎Meski seluruh siswa dinyatakan lulus, pihak sekolah memberikan imbauan tegas kepada para siswa agar tidak merayakan kelulusan secara berlebihan.

‎Muhammad Nasir menegaskan bahwa siswa diminta tetap berada di rumah masing-masing setelah mengetahui hasil kelulusan.

‎Ia juga melarang keras adanya aksi konvoi di jalan raya yang dapat mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan.

‎“Setelah melihat hasil kelulusan, kami minta siswa tidak melakukan konvoi di jalan, tidak melakukan coret-coret seragam, baik di pakaian, dinding, maupun fasilitas umum,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tindakan euforia berlebihan justru dapat mencoreng nama baik sekolah yang telah dibangun dengan susah payah.

‎Nasir berharap para lulusan dapat merayakan kelulusan dengan cara yang lebih positif, seperti berkumpul bersama keluarga atau mempersiapkan langkah selanjutnya, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

‎"Dengan kelulusan 100 persen ini, merupakan eksistensi kami sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi yang mampu mencetak lulusan berkualitas di Kabupaten Sumbawa Barat," pungkasnya. (Hen).