Taliwang, Sumbawa Barat – Suasana aula SMK Negeri 1 Taliwang pada Selasa (26/8/2025) pagi tampak berbeda dari biasanya. Puluhan siswa dan siswi terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Sosialisasi tersebut berfokus pada pemahaman Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini menghadirkan dua narasumber utama dari Satpol PP KSB, yakni Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian (Kasi Opdal), Agus Suyatna, SE. Dengan gaya penyampaian yang lugas, Agus menjelaskan peran penting Satpol PP sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban umum dan menegakkan aturan daerah.
Dalam materinya, Agus menyinggung berbagai bentuk pelanggaran Perda yang kerap ditemukan di ruang publik, seperti di kawasan Taliwang Center (KTC), Alun-Alun Kota Taliwang, hingga Taman Tiangnam. Beberapa pelanggaran yang sering terjadi di antaranya minum-minuman keras, aksi balap liar, hingga perilaku menyimpang lain yang justru banyak melibatkan kalangan remaja dan pelajar.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian khusus adalah penerapan jam malam bagi pelajar. Hal ini mengacu pada Peraturan Bupati Sumbawa Barat Nomor 51 Tahun 2014, yang menegaskan bahwa pelajar tidak diperkenankan berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WITA tanpa alasan jelas. Aturan tersebut, kata Agus, dibuat bukan untuk membatasi ruang gerak anak muda, tetapi justru melindungi mereka dari pengaruh negatif lingkungan.
“Banyak kasus penyimpangan yang terjadi karena anak-anak berkeliaran larut malam. Dengan aturan ini, kami ingin mereka lebih terarah, fokus belajar, dan bisa beristirahat cukup agar besoknya siap menuntut ilmu,” tegasnya.
Tak hanya memberikan materi, Satpol PP KSB juga membagikan leaflet informasi yang berisi penjelasan singkat tentang Perda, Perbup, dan peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Hal ini dilakukan agar informasi tidak hanya berhenti saat sosialisasi, tetapi bisa terus diingat dan dipahami siswa.
Lebih dari itu, Agus memberikan motivasi kepada pelajar agar memiliki cita-cita tinggi dan berjuang meraihnya melalui pendidikan. “Jadilah ahli di bidang yang kalian tekuni. Jangan menyerah pada kesulitan. Buatlah sekolah bangga, dan jadikan nama SMK Negeri 1 Taliwang dikenal sebagai sekolah yang melahirkan lulusan terbaik,” ungkapnya penuh semangat.
Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling ditunggu. Banyak siswa yang dengan berani mengajukan pertanyaan seputar aturan jam malam maupun peran Satpol PP. Bahkan, beberapa siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari narasumber mendapat doorprize menarik, sehingga suasana sosialisasi terasa semakin hidup dan menyenangkan.
Pihak sekolah sendiri menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai sosialisasi semacam ini sangat bermanfaat untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini, sehingga pelajar bisa lebih disiplin dalam bersikap maupun bertindak.
Sosialisasi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut akhirnya ditutup dengan harapan besar dari Satpol PP KSB. “Mari kita jaga anak-anak kita bersama, karena masa depan mereka adalah tanggung jawab kita semua,” pungkas Agus. (An).