Gotong Royong Pantai Jadi Agenda Rutin, Penataan Wisata Diharapkan Lebih Optimal ‎

Taliwang, Sumbawa Barat — Pemerintah Kecamatan Taliwang mendorong kegiatan gotong royong massal di kawasan wisata Pantai Gelampar, Desa Kertasari, Jumat pagi (6/2/2025), sebagai upaya meningkatkan daya saing dan nilai jual destinasi wisata lokal. Kegiatan pembersihan kawasan pantai tersebut direncanakan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan atau tiga bulan sekali.

‎Kegiatan gotong royong yang dipusatkan di kawasan Pantai Gelampar melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Desa Kertasari, Pemerintah Kecamatan Taliwang, Dinas Pariwisata, personel TNI/Polri, hingga tim dari AGR. Partisipasi masyarakat juga terlihat melalui keterlibatan siswa-siswi SDN 1 Kertasari dan SMPN 8 Taliwang yang turun langsung membersihkan kawasan pantai.

‎Camat Taliwang, Hermanto, S.Pd., menegaskan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan kawasan pesisir, tetapi juga menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas serta daya tarik destinasi wisata di wilayah Taliwang.

‎Menurutnya, gotong royong massal merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah yang berkelanjutan.

‎“Gotong royong pembersihan pantai ini akan kita laksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali, khususnya di wilayah Kecamatan Taliwang seperti Kertasari dan Poto Batu. Tidak hanya menjaga kebersihan, penataan destinasi wisata juga diharapkan dapat ditangani secara optimal oleh dinas terkait,” tegas Hermanto.

‎Ia menjelaskan, keberhasilan pengembangan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membutuhkan penataan kawasan yang terencana, ketersediaan fasilitas pendukung yang memadai, serta sinergi antarinstansi pemerintah.

‎"Ketika adanya perhatian dan dukungan dari perangkat daerah terkait agar potensi wisata Pantai Gelampar. Insyaallah pantai Glampar dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," ungkapnya.

‎Selain itu, keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program. Semangat gotong royong yang terus dipupuk diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap destinasi wisata, sehingga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat terus terjaga.

‎"Melalui kegiatan rutin tersebut, kami optimistis kawasan wisata pesisir dapat tertata lebih baik, semakin menarik bagi wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata daerah," tutupnya. (J).