‎SMKN 1 Taliwang Gelar Sosialisasi PKL, Pastikan Siswa Siap Terjun ke Dunia Kerja ‎

Taliwang, Sumbawa Barat – SMK Negeri 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, menggelar kegiatan sosialisasi persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) tahun pelajaran 2026/2027 sebagai upaya memastikan kesiapan siswa sebelum terjun ke dunia kerja. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula rapat sekolah pada Selasa (14/04/2026) pagi dengan melibatkan orang tua dan wali siswa.

‎Kegiatan ini diikuti oleh ratusan orang tua siswa kelas XI yang akan menjalani program PKL. Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman menyeluruh terkait pelaksanaan PKL, mulai dari teknis pelaksanaan, pembiayaan, hingga tanggung jawab siswa selama berada di dunia industri.

‎Kepala SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa PKL merupakan salah satu program wajib bagi siswa SMK sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik.

‎“PKL ini menjadi bekal utama bagi siswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Jadi bukan hanya teori di sekolah, tetapi mereka juga harus siap secara mental dan keterampilan,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan bahwa durasi PKL akan berlangsung selama enam bulan, dengan jadwal pelaksanaan mulai 15 Juli hingga 30 November 2026. Selama periode tersebut, siswa akan ditempatkan di berbagai perusahaan atau instansi sesuai dengan jurusan masing-masing.

‎Sebanyak 332 siswa kelas XI dipastikan akan mengikuti program PKL tahun ini. Pihak sekolah menegaskan bahwa seluruh siswa yang berangkat harus kembali ke sekolah untuk melanjutkan proses pembelajaran.

‎“Dari 332 siswa yang berangkat, kami harapkan semuanya kembali dalam kondisi baik untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar,” tegasnya.

‎Dalam sosialisasi tersebut, pihak sekolah juga memaparkan sejumlah kebutuhan yang harus dipersiapkan oleh siswa, termasuk perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini penting untuk menjamin keselamatan siswa selama menjalani praktik kerja.

‎Selain itu, siswa juga diwajibkan menggunakan seragam khusus PKL agar terlihat rapi dan seragam saat berada di lokasi praktik. Biaya yang dikenakan dinilai masih terjangkau oleh pihak sekolah.

‎Muhammad Nasir menegaskan bahwa sebelum diterjunkan ke lapangan, siswa akan mendapatkan pembekalan agar lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

‎Selama pelaksanaan PKL, pihak sekolah juga tidak lepas tangan. Guru pembimbing akan tetap melakukan kunjungan dan pemantauan secara berkala ke lokasi siswa untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan.

Ia juga mengingatkan bahwa PKL bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari proses pendidikan. Siswa diwajibkan membuat laporan hasil PKL sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.

‎“Jika ada siswa yang tidak mengikuti PKL, maka akan ada konsekuensi, bahkan bisa berpengaruh pada kelulusan,” jelasnya.

‎Sementara itu, Ketua Komite SMKN 1 Taliwang, Mustakim Fatawari, mengajak orang tua untuk mendukung penuh program PKL tersebut.

‎Ia menilai bahwa siswa SMK memiliki peluang besar untuk langsung terjun ke dunia kerja karena telah dibekali keterampilan khusus.

‎“Anak-anak SMK ini adalah tenaga siap pakai. Jadi PKL harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar mereka benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” katanya.

‎Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak selama menjalani PKL, terutama dalam menjaga pergaulan.

‎Pihak sekolah turut mengingatkan agar siswa menjauhi hal-hal negatif seperti pergaulan bebas, narkoba, dan judi online yang dapat merusak masa depan mereka.

‎"Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap terjalin sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan program PKL, sehingga siswa SMKN 1 Taliwang benar-benar siap terjun ke dunia kerja dengan bekal keterampilan dan sikap yang baik," pungkasnya. (Hen).