Taliwang, Sumbawa Barat – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) XII Tahun 2026. Semangat juang para atlet dan pengurus cabang olahraga (cabor) kembali dibakar melalui rapat koordinasi yang berlangsung di Kantin Dinas Brida Kabupaten Sumbawa Barat, Senin (6/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa Barat, Andi Laweng, SH., MH, mengajak seluruh pengurus cabor, pelatih, dan atlet untuk menjadikan Porprov NTB XII sebagai momentum kebangkitan olahraga Kabupaten Sumbawa Barat. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, kekompakan, dan tekad yang kuat.
Andi Laweng menyampaikan bahwa program Pemusatan Latihan Daerah (Platda) akan resmi ditutup pada 10 Juli 2026 di Graha Fitrah. Penutupan tersebut direncanakan akan dipimpin langsung oleh Bupati Kabupaten Sumbawa Barat sekaligus menjadi momentum pelepasan resmi kontingen KSB menuju Porprov NTB XII.
"Insyaallah pada tanggal 10 Juli nanti Platda akan kita tutup secara resmi. Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal perjuangan seluruh atlet untuk mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat di ajang Porprov NTB XII," ujar Andi Laweng.
Ia juga memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk pelaksanaan Porprov akan segera didistribusikan kepada masing-masing cabang olahraga. Anggaran tersebut diharapkan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kebutuhan atlet dan pelatih menjelang pertandingan.
"Insyaallah dalam waktu dekat anggaran akan kami distribusikan kepada masing-masing cabor. Gunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan atlet agar mereka dapat tampil maksimal dan fokus menghadapi setiap pertandingan," katanya.
Menurut Andi Laweng, target yang diemban kontingen Kabupaten Sumbawa Barat pada Porprov NTB XII bukanlah target yang ringan. KONI menargetkan KSB mampu menembus lima besar klasemen akhir dengan perolehan minimal 45 medali emas.
Bahkan, berdasarkan surat pernyataan yang telah disampaikan oleh masing-masing cabang olahraga, potensi raihan medali emas diperkirakan dapat melampaui 60 medali emas, sehingga membuka peluang bagi Kabupaten Sumbawa Barat untuk bersaing di posisi runner-up klasemen Porprov NTB XII.
Meski demikian, Andi Laweng mengingatkan seluruh cabor agar tidak terlena dengan target di atas kertas. Ia mengajak seluruh atlet untuk belajar dari pengalaman Porprov NTB tahun 2023, ketika target yang tinggi belum mampu diwujudkan menjadi prestasi sesuai harapan.
"Belajar dari pengalaman Porprov sebelumnya, target kita waktu itu sangat tinggi, tetapi hasilnya jauh dari ekspektasi. Ibaratnya saat itu kita ingin menjadi macan, tetapi justru tampil seperti kucing. Pada Porprov kali ini saya berharap kebalikannya, walaupun kita merendah seperti kucing, tetapi ketika bertanding kita harus berubah menjadi macan yang siap menerkam setiap peluang kemenangan," tegasnya.
Lebih lanjut, Andi Laweng menjelaskan bahwa KONI Kabupaten Sumbawa Barat telah menerima dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah. Namun demikian, masih terdapat beberapa kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya mencari solusi agar seluruh kebutuhan kontingen dapat dipenuhi sebelum keberangkatan.
"Kami terus berikhtiar mencari solusi atas kekurangan yang masih ada. Yang terpenting saat ini adalah memastikan seluruh atlet dapat bertanding dengan nyaman dan fokus memberikan prestasi terbaik bagi daerah," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh cabang olahraga untuk menjaga kekompakan internal, memperkuat komunikasi antara pengurus, pelatih, dan atlet, serta menghilangkan ego sektoral demi satu tujuan bersama, yaitu mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah menunjukkan komitmen yang besar terhadap pembangunan olahraga melalui dukungan anggaran yang signifikan kepada setiap cabang olahraga. Karena itu, seluruh insan olahraga memiliki tanggung jawab moral untuk membalas kepercayaan tersebut dengan prestasi.
"Pemerintah daerah telah menggelontorkan anggaran yang tidak sedikit untuk mendukung perjuangan para atlet. Jangan sampai kepercayaan ini kita sia-siakan. Mari kita buktikan bahwa investasi pemerintah di bidang olahraga mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan," katanya.
Menutup arahannya, Andi Laweng mengajak seluruh kontingen menjadikan semangat 'KSB Maju Luar Biasa' sebagai energi dalam setiap pertandingan. Ia optimistis dengan persiapan yang matang, kerja sama yang solid, serta semangat juang yang tinggi, Kabupaten Sumbawa Barat mampu mencatatkan sejarah baru pada Porprov NTB XII Tahun 2026.
"Jangan pernah takut menghadapi lawan. Bertandinglah dengan penuh percaya diri, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik. Mari kita buktikan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat mampu bersaing dengan daerah mana pun. Bersama kita wujudkan target masuk lima besar, bahkan kalau Allah menghendaki, kita bisa menjadi runner-up. Semangat KSB Maju Luar Biasa!" pungkasnya. (Hen).

