‎Warga Keluhkan Proyek Jalan Mangkrak di Gang Dealer Yamaha Tugu Mas Taliwang, Minta Segera Dituntaskan ‎

Taliwang, Sumbawa Barat — Terhentinya pengerjaan proyek jalan di kawasan Gang Dealer Yamaha Tugu Mas, Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Bugis, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menuai keluhan warga. Kondisi jalan yang belum kunjung diselesaikan tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat, terutama warga yang setiap hari menggunakan akses gang untuk keluar-masuk lingkungan.

‎Keluhan itu disampaikan salah seorang warga, Suher Herman, melalui unggahan di akun media sosial Facebook miliknya pada Jumat (16/10/2026). Dalam unggahannya, ia meminta pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut agar segera memberikan perhatian dan menyelesaikan pekerjaan jalan yang disebut telah terhenti selama kurang lebih satu minggu.

‎Menurut Suher, kondisi jalan yang belum rampung membuat aktivitas warga dan pengguna jalan menjadi tidak nyaman. Akses yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas masyarakat justru terganggu akibat pekerjaan yang belum dilanjutkan.

‎Dalam unggahan tersebut, Suher secara terbuka menyampaikan harapannya agar pemilik atau penanggung jawab proyek segera mengambil langkah nyata. Ia menilai, kepastian penyelesaian pekerjaan sangat dibutuhkan agar masyarakat sekitar dapat kembali menggunakan jalan dengan lebih mudah.

‎“Yg terhormat pemilik proyek, sdh seminggu gang dealer Yamaha Tugu Mas, tdk dikerjakan, kami pengguna jln keluar masuk, merasa terganggu, tolong diperhatikan. Kalau tdk ada solusi, besok sy timbun sendiri, agar masyarakat di sekitar bs mengakses jln ini. Terima kasih,” tulis Suher dalam unggahannya.

‎Pernyataan tersebut mencerminkan keresahan warga yang berharap adanya respons cepat dari pihak terkait. Rencana menimbun jalan secara mandiri, sebagaimana disampaikan dalam unggahan itu, menjadi bentuk desakan agar persoalan akses jalan yang dikeluhkan masyarakat segera mendapatkan penyelesaian.

‎Bagi warga sekitar, akses jalan gang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, mengantar anak, hingga memenuhi kebutuhan rumah tangga. Karena itu, pekerjaan infrastruktur yang terhenti tanpa kepastian penyelesaian berpotensi menambah kesulitan bagi masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.

‎Ia berharap pihak kontraktor, pemilik proyek, atau penanggung jawab pekerjaan segera memberikan penjelasan mengenai penyebab terhentinya pengerjaan, sekaligus menyampaikan kepastian waktu penyelesaian. Kejelasan informasi dinilai penting agar masyarakat tidak terus-menerus menghadapi ketidakpastian saat menggunakan akses jalan tersebut.

‎Selain mengganggu mobilitas, kondisi jalan yang belum rampung juga perlu mendapat perhatian dari sisi keselamatan. Apabila terdapat permukaan jalan yang tidak rata, material pekerjaan, atau bagian jalan yang sulit dilalui, pengguna kendaraan maupun pejalan kaki berpotensi menghadapi risiko saat melintas.

‎Oleh karena itu, penanganan sementara perlu dipertimbangkan apabila penyelesaian pekerjaan masih membutuhkan waktu. Langkah tersebut penting untuk menjaga agar akses masyarakat tetap dapat digunakan secara aman selama proses pembangunan atau perbaikan berlangsung.

‎Unggahan Suher turut menjadi perhatian di media sosial dan memunculkan harapan agar pihak yang berwenang segera merespons keluhan tersebut. Namun, penyebab pasti terhentinya pekerjaan, status proyek, serta jadwal kelanjutan pengerjaan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait.

‎Masyarakat pada prinsipnya mendukung pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kualitas akses dan kenyamanan lingkungan. Akan tetapi, pelaksanaan proyek juga diharapkan berjalan dengan baik, disertai pengelolaan pekerjaan yang memperhatikan kebutuhan warga serta keselamatan pengguna jalan.

‎Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak pemilik proyek atau kontraktor mengenai alasan pekerjaan di Gang Dealer Yamaha Tugu Mas tersebut terhenti. Konfirmasi dari pihak terkait diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai persoalan ini sekaligus memastikan langkah penyelesaian yang akan dilakukan.

‎Warga berharap keluhan tersebut tidak berhenti sebagai perbincangan di media sosial, tetapi segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan. Penyelesaian pekerjaan dan pemulihan akses jalan menjadi harapan utama agar aktivitas masyarakat di sekitar Gang Dealer Yamaha Tugu Mas, Kelurahan Bugis, dapat kembali berjalan lancar. (Jul).