‎Kukuhkan Pengurus DPC PKB KSB 2026–2031, Andi Laweng Bidik Tiga Kursi DPRD dan Siapkan Kader untuk Pilkada ‎

Taliwang, Sumbawa Barat — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar pengukuhan pengurus masa bakti 2026–2031 yang dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab), Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan arah perjuangan partai untuk lima tahun ke depan.

‎Kegiatan yang berlangsung khidmat itu diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan penampilan Tari Talona. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan pengurus, orientasi politik, serta pembahasan program kerja dan rekomendasi organisasi.

‎Sejumlah pengurus dan tokoh PKB turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB) sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR RI, H. Lalu Hardian Irfani, S.T., M.Si.; Pembina Perempuan Bangsa NTB, Nyai Hj. Liyana Irfani; serta Sekretaris Wilayah DPW PKB NTB sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu.

‎Hadir pula Ketua Panji Bangsa NTB sekaligus anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat, Sutranto; Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Sumbawa Barat, H. Sudarli, S.Pd.I.; anggota DPRD KSB dari Fraksi PKB, Kondi Pranata; instruktur orientasi politik, Gablon; serta jajaran pengurus tingkat kecamatan, badan otonom, kader, dan simpatisan PKB se-Kabupaten Sumbawa Barat.

‎Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Ketua DPW PKB NTB, H. Lalu Hardian Irfani, yang dalam kegiatan tersebut mewakili Ketua Umum DPP PKB, H. Abdul Muhaimin Iskandar. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa jabatan dalam struktur partai bukan sekadar posisi organisatoris, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan keberpihakan kepada masyarakat.

‎Sebelum pengukuhan, para pengurus mengucapkan sumpah dan ikrar kesetiaan sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas organisasi. Ikrar tersebut menegaskan pentingnya menjaga Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memperjuangkan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

‎Para pengurus juga menyatakan komitmen untuk menjaga kehormatan partai, menjunjung tinggi etika politik, serta menjalankan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan disiplin organisasi. Kepentingan rakyat dan partai diharapkan menjadi prioritas dalam setiap pengambilan keputusan.

‎Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Sumbawa Barat masa bakti 2026–2031, Andi Laweng, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas pengukuhan kepengurusan baru tersebut. Ia menegaskan bahwa amanah organisasi harus dijawab melalui kerja nyata, penguatan struktur, dan peningkatan kedekatan kader dengan masyarakat.

Menurut Andi Laweng, konsolidasi internal menjadi salah satu agenda utama yang akan dijalankan. Pembenahan struktur ditargetkan menjangkau seluruh tingkatan organisasi, mulai dari DPC, pengurus anak cabang (PAC) di tingkat kecamatan, hingga pengurus ranting di desa dan kelurahan.

‎Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang partisipasi bagi berbagai kelompok masyarakat. Tenaga pendidik, tokoh agama, kaum perempuan, tokoh adat, budayawan, serta elemen masyarakat lainnya diharapkan dapat terlibat dalam pengembangan gagasan dan program perjuangan PKB di Kabupaten Sumbawa Barat.

‎Dalam bidang politik elektoral, Andi Laweng menyampaikan target untuk meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Sumbawa Barat pada pemilu mendatang. Partainya membidik sedikitnya tiga kursi legislatif sebagai salah satu sasaran strategis kepengurusan periode 2026–2031.

‎Target tersebut, menurut arah program yang disampaikan, akan diupayakan melalui penguatan organisasi, peningkatan kaderisasi, perluasan komunikasi dengan masyarakat, serta pemetaan potensi daerah pemilihan. Capaian target itu tetap bergantung pada proses politik dan hasil pemilihan yang berlangsung sesuai ketentuan.

‎Selain menargetkan peningkatan kursi legislatif, DPC PKB KSB juga mendorong kader-kader terbaik untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik daerah, termasuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Persiapan tersebut menjadi bagian dari agenda jangka panjang partai dalam memperkuat peran politik di tingkat kabupaten.

‎Melalui forum Muskercab, para peserta membahas arah kebijakan dan program kerja yang akan menjadi pedoman organisasi selama masa bakti lima tahun ke depan. Salah satu fokusnya adalah memperkuat konsolidasi hingga tingkat ranting dan anak ranting di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat.

‎Dalam bidang pembangunan daerah, DPC PKB KSB juga mengarahkan perhatian pada kebijakan legislasi dan penganggaran yang mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, perikanan, serta perlindungan sosial. Fokus tersebut diharapkan dapat memperkuat keberpihakan program pembangunan kepada kebutuhan masyarakat.

‎Penguatan kaderisasi perempuan melalui Perempuan Bangsa turut menjadi perhatian dalam pembahasan program kerja. Upaya ini diarahkan untuk memperluas keterlibatan perempuan dalam struktur organisasi dan pencalonan legislatif, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta mekanisme partai.

‎Muskercab juga menjadi forum untuk menyusun strategi pemenangan pemilu sejak dini, termasuk pemetaan daerah pemilihan dan penguatan koordinasi antarpengurus. Dengan perencanaan yang terarah, partai diharapkan dapat menjalankan agenda politik secara lebih terukur dan terorganisasi.

‎Andi Laweng menegaskan bahwa hasil Muskercab harus menjadi pedoman kerja seluruh jajaran pengurus, bukan sekadar dokumen organisasi. Ia mendorong setiap tingkatan kepengurusan untuk menerjemahkan rekomendasi dan program yang disepakati menjadi kegiatan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎DPC PKB Kabupaten Sumbawa Barat juga menyatakan kesiapan untuk mengambil peran sebagai mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah. Peran tersebut diharapkan diwujudkan melalui penyampaian masukan, pengawasan kebijakan, dan dukungan terhadap program pembangunan yang dinilai berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

‎Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan rekomendasi Muskercab masa bakti 2026–2031, dilanjutkan dengan menyanyikan Himne Negeri dan Himne PKB serta sesi foto bersama. Penandatanganan rekomendasi tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan pelaksanaan agenda kerja yang telah dibahas dalam forum.

‎Melalui pengukuhan pengurus, orientasi politik, dan Muskercab ini, DPC PKB Kabupaten Sumbawa Barat memasuki periode baru dengan agenda penguatan organisasi, peningkatan representasi politik, dan perluasan partisipasi masyarakat. Pelaksanaan program kerja serta pencapaian target politik yang telah ditetapkan akan menjadi bagian penting dalam menilai kinerja kepengurusan sepanjang masa bakti 2026–2031. (Jul).