Belajar dari Senior, Pempred Akurasi NTB News Gali Pengalaman dengan Media Buser Bhayangkara74

Taliwang, Sumbawa Barat — Upaya mempererat silaturahmi antar pimpinan media terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan ekosistem pers yang sehat dan profesional. Hal tersebut tercermin dalam pertemuan antara Pimpinan Redaksi Media Buser Bhayangkara, Gunawan Slamet, S.H., dengan Pimpinan Redaksi Media Akurasi NTB News, Mashendro.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban di salah satu hotel yang berada di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pada Senin malam, 12 Januari 2026. Kedua pimpinan media ini masing-masing berada di bawah naungan perusahaan pers yang berbeda, yakni PT. Media Tujuh Empat dan PT. Akurasi Media Citra Group.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan Redaksi Media Akurasi NTB News, Mashendro, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan momentum penting untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman dalam mengelola media massa di tengah tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks.

“Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi yang sangat berharga bagi kami sebagai media yang masih berkembang,” ujar Mashendro saat ditemui usai pertemuan.

Mashendro mengakui bahwa Media Akurasi NTB News saat ini masih berada pada tahap penguatan fondasi redaksional dan manajemen. Oleh karena itu, ia secara khusus meminta pandangan serta masukan dari Gunawan Slamet yang dinilai telah sukses membawa Media Buser Bhayangkara berkembang hingga dikenal secara nasional.

“Sebagai junior, tentu kami banyak belajar. Kami meminta pandangan bagaimana strategi membangun media agar bisa bertahan, dipercaya publik, dan perlahan berkembang hingga ke skala nasional seperti Buser Bhayangkara,” ungkapnya.

Menurut Mashendro, pengalaman panjang Gunawan Slamet dalam dunia pers menjadi referensi penting, terutama dalam menjaga idealisme jurnalistik, profesionalisme wartawan, serta konsistensi dalam menyajikan berita yang akurat dan berimbang.

Ia juga menekankan bahwa di era digital saat ini, media dituntut tidak hanya cepat dalam menyajikan informasi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kebenaran dan dampak sosial dari setiap pemberitaan.

“Kecepatan itu penting, tetapi akurasi dan etika jurnalistik jauh lebih utama. Inilah nilai-nilai yang kami ingin tanamkan di Akurasi NTB News,” tegas Mashendro.

Lebih lanjut, Mashendro berharap silaturahmi antar pimpinan media seperti ini dapat terus terjalin, tidak hanya sebagai ajang diskusi, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas pers dalam menjaga marwah jurnalistik di daerah.

Ia menilai, sinergi antar media justru menjadi kekuatan untuk bersama-sama menghadapi tantangan seperti persaingan tidak sehat, maraknya informasi hoaks, serta tekanan eksternal terhadap independensi pers.

“Dengan komunikasi yang baik antar pimpinan media, saya yakin pers di daerah, khususnya di NTB dan Sumbawa Barat, akan semakin kuat dan bermartabat,” pungkas Mashendro. (Jul).