‎Gerakkan Jum'at Bersih, SMKN 1 Taliwang Edukasi Kepedulian Lingkungan dan Sambut Ramadhan

Taliwang, Sumbawa Barat – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan terus digalakkan di SMKN 1 Taliwang melalui kegiatan rutin Jumat Bersih. Program ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat secara lebih luas.

‎"Kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah dilakukan secara masif sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bermakna," kata Kepala sekolah SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd.,M.Pd saat diwawancarai media, Jum'at (13/02/2026).

‎Menurut Muhammad Nasir, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Dengan melibatkan seluruh warga sekolah, diharapkan kebiasaan menjaga kebersihan dapat terbentuk sejak dini.

‎“Kegiatan Jum'at Bersih ini menjadi bagian dari edukasi bagi masyarakat. Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa lingkungan belajar yang bersih akan menciptakan proses pendidikan yang lebih bermakna,” ujar Muhammad Nasir.

‎Ia menjelaskan, program kebersihan tersebut tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melibatkan sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya pada bidang pengelolaan persampahan.

‎"Melalui kerja sama tersebut, pengangkutan sampah di lingkungan sekolah dilakukan secara rutin. Dinas Lingkungan Hidup KSB menjadwalkan pengambilan sampah setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu guna memastikan kebersihan lingkungan sekolah tetap terjaga," ungkapnya.

‎Muhammad Nasir menilai kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah positif dalam membangun budaya peduli lingkungan, sekaligus memberikan contoh nyata kepada siswa tentang pentingnya kerja sama dalam menjaga kebersihan.

‎Selain program rutin, kegiatan bersih-bersih kali ini juga difokuskan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Sekolah melakukan pembenahan sarana ibadah, khususnya mushola, agar lebih nyaman digunakan oleh siswa dan tenaga pendidik.

‎“Kami juga melakukan perbaikan dan rehabilitasi mushola sekolah. Ini bagian dari persiapan menyambut Ramadhan agar warga sekolah dapat beribadah dengan lebih nyaman,” jelasnya.

‎Ia berharap melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai kebersihan, gotong royong, serta kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

‎Muhammad Nasir juga menegaskan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan pendidikan akademik. Lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan religius menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berkualitas.

‎"Melalui gerakan Jumat Bersih yang konsisten, saya harapkan kesadaran menjaga kebersihan tidak hanya menjadi budaya di sekolah, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman." pungkasnya. (Hen).