(Foto: Kepala SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd)
Taliwang, Sumbawa Barat – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia terus direalisasikan di berbagai daerah. Di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pelaksanaan program tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh para pelajar, salah satunya di SMK Negeri 1 Taliwang.
Distribusi MBG di SMKN 1 Taliwang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjar, Kecamatan Taliwang, yang berada di bawah naungan Yayasan Sidik Awahab Sumbawa Barat. Pelaksanaan distribusi dinilai berjalan tertib, higienis, dan tepat waktu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kepala SMKN 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SPPG Banjar atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Menurutnya, keberadaan SPPG Banjar sangat membantu pihak sekolah dalam menyukseskan program nasional tersebut.
“Program Makan Bergizi Gratis ini sangat membantu siswa kami. Dari segi distribusi, pelaksanaannya tertib, higienis, dan tepat waktu sehingga siswa dapat langsung menikmati manfaatnya,” ujar Muhammad Nasir di ruang kerjanya. Kamis (15/01/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 935 siswa SMKN 1 Taliwang yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII menjadi penerima manfaat program MBG. Seluruh siswa menerima makanan secara merata tanpa adanya kendala berarti selama proses pendistribusian berlangsung.
Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program Presiden Republik Indonesia, pihak sekolah tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pelaksanaannya. Kepala SMKN 1 Taliwang bahkan memantau langsung proses distribusi MBG hingga makanan diterima oleh para siswa.
“Kami ingin memastikan bahwa makanan yang dibagikan benar-benar layak konsumsi, bersih, dan diterima langsung oleh siswa sesuai jadwal,” tambah Muhammad Nasir.
Selain itu, pihak SMKN 1 Taliwang juga menyiapkan tiga tenaga kependidikan yang dikoordinir langsung oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan untuk membantu proses pendistribusian makanan. Langkah ini dilakukan agar distribusi MBG dapat berjalan lancar, tertib, dan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Keterlibatan tenaga kependidikan dan koordinasi yang baik dengan Wakasek Kesiswaan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi MBG. Dengan kerja sama tersebut, seluruh siswa dapat menerima makanan tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah sangat mendukung keberlanjutan program MBG karena dinilai memiliki dampak positif terhadap kesehatan dan semangat belajar siswa. Pemenuhan gizi yang baik diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi dan prestasi peserta didik di sekolah.
“Dengan terlaksananya program MBG secara tertib dan lancar di SMKN 1 Taliwang, kami optimistis program nasional ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.” Pungkasnya. (Hen).
.png)
.jpeg)


