KSB Jadi Tuan Rumah Tiga Cabor Dalam Porprov NTB Mendatang

Taliwang, Sumbawa Barat — Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditetapkan sebagai satu-satunya kabupaten di Pulau Sumbawa yang menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KSB, Andi Laweng, SH., MH.

Menurut Andi Laweng, KSB dipercaya menjadi tuan rumah untuk tiga cabang olahraga, yakni boxing, panahan, dan hapkido. Penunjukan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah, sekaligus peluang untuk menunjukkan kapasitas sebagai penyelenggara event olahraga tingkat provinsi.

“Kabupaten Sumbawa Barat menjadi representasi cabang olahraga di Pulau Sumbawa, sementara kabupaten dan kota di Pulau Lombok menjadi tuan rumah untuk cabor lainnya yang sebagian besar terpusat di Kota Mataram,” jelasnya saat diwawancarai media, Rabu (22/04/2026).

Ia menambahkan, kesiapan KSB dalam menyambut Porprov NTB terus dimatangkan, termasuk dari sisi akomodasi. KONI KSB telah melakukan koordinasi dengan seluruh hotel yang ada di wilayah Kota Taliwang.

“Kami sudah berkomunikasi dengan semua hotel di Taliwang untuk memastikan kesiapan akomodasi bagi atlet, ofisial, dan tamu yang akan hadir dan berlaga di Kabupaten Sumbawa Barat ini,” ujarnya.

Dalam hal persiapan atlet, Andi Laweng menyebut bahwa KONI KSB telah menjalankan tahapan pembinaan sejak tahun 2025 melalui pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda).

“Tahun 2025 kami sudah mulai pelatda untuk beberapa cabang olahraga. Tahun 2026 ini kami maksimalkan pelatda di 41 cabang olahraga,” katanya.

Dari hasil pembinaan tersebut, tercatat sebanyak 616 atlet KSB telah mengikuti pelatda dan dipersiapkan untuk berlaga di Porprov NTB. Jumlah tersebut, lanjutnya, masih berpotensi bertambah mengingat adanya perpanjangan waktu pendaftaran selama dua hari terakhir.

“Data terakhir ada 616 atlet. Tapi masih ada perpanjangan karena beberapa daerah belum mengisi kelas pertandingan di cabang tertentu,” jelasnya.

Selain atlet, KONI KSB juga menyiapkan 180 orang yang terdiri dari ofisial dan pelatih. Sehingga total kontingen KSB mencapai 796 orang, belum termasuk panitia pelaksana. “Totalnya 796 orang, terdiri dari 616 atlet dan 180 ofisial serta pelatih,” ungkap Andi Laweng.

Untuk mendukung pelaksanaan Porprov, pihaknya juga telah membentuk tim panitia yang akan bertugas di berbagai lokasi pertandingan.

“Terdapat enam tim panitia, termasuk yang bertugas di KSB untuk tiga cabor, serta panitia di Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Utara,” paparnya.

Ia menjelaskan bahwa pusat kegiatan Porprov tetap berada di Kota Mataram, namun pelaksanaan pertandingan tersebar di beberapa wilayah di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Menghadapi ajang tersebut, Andi Laweng menyatakan optimisme bahwa KSB mampu bersaing dan meraih prestasi yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Kami optimis Kabupaten Sumbawa Barat bisa masuk lima besar. Itu target minimal kami,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, ia memperkirakan KSB harus mampu meraih sedikitnya 41 medali emas.

“Kalau kita ingin masuk lima besar, minimal harus mendapatkan 41 medali emas,” jelasnya.

Namun demikian, KONI KSB memasang target yang lebih tinggi dengan membidik perolehan sekitar 45 medali emas.

“Target kita di atas 41, bahkan kita upayakan bisa mencapai 45 medali emas,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh atlet yang telah menjalani pelatda diharapkan mampu tampil maksimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

“Dengan persiapan yang matang serta dukungan penuh dari Pak Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah dan dari berbagai pihak lainnya, kami optimis mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa Barat dalam ajang Porprov NTB mendatang,” pungkasnya. (Hen).