‎400 Pasang Pencinta Karapan Kerbau Meriahkan Harla Desa Seminar Salit 2026 ‎

Brang Rea, Sumbawa Barat — Semarak perayaan Hari Lahir (Harla) Desa Seminar Salit tahun 2026 terasa begitu meriah dengan digelarnya event budaya Karapan Kerbau yang diikuti ratusan peserta dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa.

‎Sebanyak 400 san lebih pasang kerbau turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. Para peserta datang dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam lomba yang sarat nilai tradisi dan kearifan lokal ini.

‎Kegiatan berlangsung di arena pacuan yang terletak di Dusun Salit, Desa Seminar Salit, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Minggu (19/04/2026). Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi acara untuk menyaksikan langsung perlombaan yang penuh adrenalin tersebut.

‎Karapan Kerbau bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari warisan budaya yang terus dilestarikan oleh masyarakat Sumbawa. Sorak sorai penonton menambah semangat para joki dan kerbau yang berlomba di lintasan berlumpur.

Sekretaris Desa Seminar Salit, Irwansyah, S.IP, dalam sambutannya secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme masyarakat serta peserta yang hadir memeriahkan hari jadi desa.

‎"Kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya lokal yang harus terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi muda," jelasnya.

‎Ia juga berharap Karapan Kerbau dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga mampu menarik wisatawan untuk datang ke Desa Seminar Salit.

‎"Potensi budaya seperti Karapan Kerbau memiliki nilai ekonomi yang besar jika dikelola dengan baik, terutama dalam mendukung sektor pariwisata daerah," ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar masyarakat dari berbagai wilayah di Pulau Sumbawa, sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan.

‎Panitia pelaksana terlihat bekerja keras memastikan jalannya acara berjalan lancar dan tertib. Berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelumnya demi kesuksesan kegiatan ini.

‎Para peserta tampak sangat antusias mengikuti perlombaan. Setiap pasang kerbau dihias dengan ornamen khas yang menambah daya tarik visual saat berlomba di arena.

‎Tidak hanya masyarakat lokal, sejumlah pengunjung dari luar daerah juga terlihat hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Karapan Kerbau tersebut.

‎Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Desa Seminar Salit semakin dikenal luas sebagai salah satu pusat budaya Karapan Kerbau di Kabupaten Sumbawa Barat.

‎Perayaan Hari Lahir Desa Seminar Salit 2026 pun menjadi momen yang tak hanya penuh hiburan, tetapi juga sarat makna dalam menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur.

‎Kemeriahan acara ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kecintaan terhadap budaya lokal masih sangat kuat di tengah masyarakat. (Hen).