‎Jamaah Masjid Nurul Hidayah Meriahkan Gema Takbir Keliling KSB dengan Gerobak Hias Bertema Perjalanan Kepemimpinan Daerah ‎

Taliwang, Sumbawa Barat — Jamaah Masjid Nurul Hidayah Lingkungan KTC RT 01 RW 07 Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan Gema Takbir Keliling yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat pada Selasa (26/05/2026) malam.

‎Kehadiran Jamaah Masjid Nurul Hidayah dalam kegiatan tahunan tersebut sukses mencuri perhatian masyarakat karena tampil dengan konsep islami yang megah, rapi, dan penuh makna sejarah perjalanan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dari Jamaah Masjid Nurul Hidayah terlihat mengenakan seragam putih bernuansa islami yang menambah kesan kompak dan religius selama mengikuti pawai takbir keliling di pusat Kota Taliwang.

‎Tak hanya itu, desain gerobak hias yang ditampilkan juga tampak indah dan menawan. Gerobak tersebut mengusung konsep perjalanan sejarah kepemimpinan Kabupaten Sumbawa Barat sejak awal berdiri hingga masa kepemimpinan saat ini.

Terlihat dalam desain gerobak hias tersebut visualisasi kepemimpinan Bupati pertama Kabupaten Sumbawa Barat, KH. Zulkifli Muhadli, yang pernah menjabat selama dua periode dan dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam peletakan pondasi pembangunan daerah.

‎Selain itu, ditampilkan pula masa kepemimpinan H. W. Musyafirin yang juga menjabat selama dua periode dan dinilai memiliki kontribusi besar dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat di berbagai sektor.

‎Tidak hanya menggambarkan perjalanan kepemimpinan masa lalu, gerobak hias Jamaah Masjid Nurul Hidayah juga menampilkan sosok Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat saat ini, yakni H. Amar Nurmansyah dan Hj. Hanifah.

‎Konsep tersebut seolah menggambarkan perjalanan panjang perjuangan para pemimpin Kabupaten Sumbawa Barat dalam membangun daerah sejak awal berdiri hingga saat ini dengan berbagai program pembangunan yang terus berkembang.

Pengurus Masjid Nurul Hidayah, H. Sukaryo, mengatakan bahwa keikutsertaan jamaah dalam kegiatan Gema Takbir Keliling bukan hanya sekadar memeriahkan malam takbiran, tetapi juga menjadi bentuk kecintaan masyarakat terhadap daerah dan para tokoh yang telah berjasa membangun Kabupaten Sumbawa Barat.

‎“Kami ingin menampilkan sesuatu yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki makna sejarah dan pesan moral tentang perjalanan pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat dari masa ke masa,” ujar H. Sukaryo, saat di wawancarai media di sela kegiatan tersebut.

‎Ia menjelaskan, tema yang diangkat dalam gerobak hias tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pemimpin daerah yang telah berkontribusi membangun Kabupaten Sumbawa Barat hingga menjadi daerah yang terus berkembang seperti saat ini.

Menurutnya, semangat pembangunan yang diusung para pemimpin terdahulu hingga sekarang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar masyarakat tetap memiliki rasa persatuan dan kebanggaan terhadap daerah.

‎“Kami juga ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masyarakat dan pemerintah harus terus berjalan seiring demi mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang semakin maju,” tambahnya.

‎Kemegahan Jamaah Masjid Nurul Hidayah dalam pawai takbir keliling tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang memadati jalur kegiatan. Banyak warga terlihat antusias menyaksikan gerobak hias yang dinilai unik karena mengangkat perjalanan sejarah kepemimpinan daerah.

‎Selain menjadi ajang syiar Islam dan menyemarakkan malam Idul Adha, kegiatan Gema Takbir Keliling juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.

‎"Dengan mengusung tema perjalanan kepemimpinan daerah dan program pembangunan unggulan, kami berharap semangat “KSB Maju Luar Biasa” dapat terus terwujud melalui kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Sumbawa Barat ke arah yang lebih baik," pungkasnya. (Hen).