‎Dikawal 500-san Pendukung Berpakaian Hitam, Mulyadi Molet Daftar Calon Kades Seminar Salit

Brang Rea, Sumbawa Barat – Pendaftaran bakal calon Kepala Desa Seminar Salit, Kecamatan Brang Rea, Kabupaten Sumbawa Barat, berlangsung semarak, Jumat (21/8/2026). Salah satu bakal calon, Mulyadi Molet, datang ke lokasi pendaftaran dengan dikawal sekitar 500-san pendukung yang tampil kompak dan penuh simbol kebersamaan.

‎Menariknya, rombongan pendukung Mulyadi Molet mengenakan pakaian serba hitam. Kekompakan tersebut semakin mencuri perhatian masyarakat yang menyaksikan prosesi pendaftaran bakal calon kepala desa tersebut.

‎Sementara itu, Mulyadi Molet tampil berbeda dari para pendukungnya dengan mengenakan pakaian berwarna hitam putih. Kontras pakaian tersebut membuat sosok bakal calon kepala desa terlihat menonjol di tengah-tengah rombongan pengawalan.

‎Tak hanya kaum laki-laki, para perempuan yang ikut dalam rombongan juga tampil seragam. Mereka mengenakan pakaian bernuansa hitam yang dipadukan dengan jilbab berwarna biru.

‎Ratusan pendukung tersebut berjalan bersama mengiringi Mulyadi Molet menuju lokasi pendaftaran. Suasana semakin semarak karena rombongan turut diiringi lantunan musik tradisional Sumbawa berupa rebana.

‎Nuansa budaya lokal tersebut membuat prosesi pendaftaran tidak sekadar menjadi agenda administratif, tetapi juga berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan masyarakat Desa Seminar Salit.

‎Mulyadi Molet mengatakan, kehadiran ratusan pendukung dalam proses pendaftaran tersebut merupakan bentuk dukungan dan kebersamaan dari berbagai elemen masyarakat Desa Seminar Salit.

‎"Alhamdulillah, dalam proses pendaftaran ini kami mendapatkan dukungan dari masyarakat. Para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda juga ikut bersama-sama mengawal proses pendaftaran," ujar Mulyadi.

‎Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi dirinya untuk mengikuti seluruh tahapan pemilihan kepala desa dengan penuh tanggung jawab.

‎Ia menegaskan bahwa proses demokrasi di tingkat desa harus dijalankan dengan suasana yang sejuk, aman dan mengedepankan persaudaraan. Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan sesuatu yang wajar dalam setiap kontestasi demokrasi.

‎"Kita semua adalah keluarga. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung," katanya.

‎Mulyadi juga mengajak para pendukungnya untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memicu perselisihan. Menurutnya, dukungan terhadap calon harus diwujudkan dengan cara yang santun dan tetap menghormati seluruh peserta Pilkades.

‎"Yang paling penting adalah menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan sampai karena perbedaan pilihan kemudian hubungan silaturahmi antarwarga menjadi rusak," tegasnya.

‎Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Seminar Salit, Harianto, SE, menerima langsung berkas pencalonan Mulyadi Molet. Berkas tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan sesuai dengan mekanisme dan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan panitia.

‎Setelah dilakukan pemeriksaan awal, berkas pencalonan dinyatakan lengkap secara administrasi. Selanjutnya, Mulyadi Molet melakukan penandatanganan sebagai bagian dari proses penyerahan berkas pencalonan kepada panitia Pilkades.

‎Prosesi tersebut disaksikan oleh para pendukung serta sejumlah tokoh masyarakat yang hadir. Dengan diterimanya berkas tersebut, Mulyadi Molet secara resmi mengikuti tahapan pencalonan Kepala Desa Seminar Salit sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan panitia.

‎Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mengawal proses pendaftaran, terutama para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan serta seluruh masyarakat yang hadir.

‎Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam proses pendaftaran tersebut dapat terus dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.

‎"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan memberikan dukungan. Mari kita jaga kebersamaan ini dan menjadikan Pilkades sebagai momentum untuk membangun Desa Seminar Salit yang lebih baik," ungkapnya.

‎Menurut Mulyadi, kemenangan dalam sebuah kontestasi bukan satu-satunya tujuan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh proses dapat berlangsung secara demokratis, aman dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.

‎Ia kembali mengingatkan seluruh pendukung agar menjaga etika selama mengikuti tahapan Pilkades. Setiap pihak diminta menghormati proses yang sedang berjalan dan memberikan kesempatan kepada panitia untuk menjalankan tugas secara profesional.

‎"Apapun hasilnya nanti, kita harus tetap menjaga persaudaraan. Desa Seminar Salit adalah rumah kita bersama. Jangan karena Pilkades kita terpecah," pungkas Mulyadi Molet. (Jul).