Taliwang, Sumbawa Barat — Sektor budidaya rumput laut masih menjadi penopang utama ekonomi masyarakat pesisir di Desa Labuhan Kertasari. Namun pemerintah desa kini mulai mendorong perubahan arah ekonomi masyarakat menuju pengembangan industri pengolahan rumput laut bernilai tambah.
Kepala Desa Labuhan Kertasari, Syarifuddin, S.I.P,. menegaskan bahwa
selama ini mayoritas masyarakat masih menjual rumput laut dalam bentuk bahan
mentah. Kondisi tersebut dinilai membuat nilai ekonomi yang diterima petani
belum maksimal.
“Jika rumput laut diolah menjadi produk turunan,
nilai jualnya bisa meningkat jauh lebih tinggi dibandingkan hanya menjual bahan
baku hasil panen. Hal ini menjadi alasan utama pemerintah desa mulai
mengarahkan pengembangan ekonomi berbasis hilirisasi,” ungkapnya saat
diwawancarai media, Selasa (13/01/2026).
Pemerintah desa kini mulai mendorong
pelaksanaan pelatihan pengolahan rumput laut bagi kelompok usaha masyarakat.
Pelatihan difokuskan pada pengolahan produk turunan seperti makanan olahan
hingga produk berbasis bahan baku rumput laut lainnya.
“Selain itu, program pelatihan juga diarahkan
pada peningkatan kualitas produksi, termasuk standar kebersihan, kualitas bahan
baku, hingga teknik pengemasan modern agar produk mampu bersaing di pasar yang
lebih luas,” jelasnya.
Pemerintah desa juga berupaya membuka akses
pasar bagi kelompok usaha masyarakat melalui kerja sama dengan pelaku usaha dan
dukungan promosi produk lokal. Upaya ini diharapkan mampu memperluas jaringan
pemasaran produk olahan masyarakat.
“Namun demikian, pengembangan sektor
pengolahan rumput laut masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama
keterbatasan modal usaha dan teknologi pengolahan yang masih sederhana di
tingkat masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah desa tetap
optimistis sektor rumput laut akan tetap menjadi tulang punggung ekonomi
masyarakat pesisir dalam jangka panjang, khususnya jika didukung pengembangan
industri olahan secara bertahap.
“Pemerintah desa juga mulai membuka peluang
kerja sama dengan pihak swasta dalam pengembangan industri pengolahan rumput
laut berbasis desa. Kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan
kapasitas produksi masyarakat,” ungkapnya.
Jika program hilirisasi rumput laut dapat
berjalan secara maksimal, pemerintah desa meyakini ekonomi masyarakat pesisir akan
mengalami peningkatan signifikan dan mampu menciptakan lapangan kerja baru di
tingkat desa.
“Kami berharap pengembangan sektor rumput laut
tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mampu menjadikan
Kertasari sebagai salah satu sentra ekonomi kelautan unggulan di wilayah
Kabupaten Sumbawa Barat,” pungkasnya. (Hen).
.png)
