Taliwang, Sumbawa Barat – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Barat terus memperkuat perannya sebagai salah satu perangkat daerah yang memiliki tanggung jawab strategis dalam mewujudkan sistem transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan berkelanjutan. Melalui berbagai program dan layanan, Dishub tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi, sektor pariwisata, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sebagai instansi yang membidangi urusan perhubungan, Dishub Kabupaten Sumbawa Barat memiliki tugas pokok merumuskan kebijakan teknis di bidang transportasi, menyelenggarakan pelayanan publik, melakukan pembinaan serta pengawasan lalu lintas dan angkutan jalan, sekaligus memastikan seluruh layanan transportasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Dishub juga mengelola berbagai layanan strategis, mulai dari pengaturan lalu lintas, penataan terminal dan perparkiran, pengembangan sarana transportasi umum, hingga pelayanan administrasi dan informasi transportasi bagi masyarakat. Seluruh layanan tersebut diarahkan untuk menciptakan sistem transportasi yang semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, Dinas Perhubungan juga memiliki peran penting dalam pengelolaan dan evaluasi program transportasi, termasuk pelayanan pengujian kendaraan bermotor atau KIR, manajemen lalu lintas, pengaturan rute angkutan, hingga penyediaan fasilitas pendukung keselamatan di jalan raya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi secara menyeluruh.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat, Muhammad Suharno, S.Sos., M.M.Inov., mengatakan bahwa sektor transportasi merupakan urat nadi pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi.
"Transportasi bukan sekadar sarana perpindahan orang dan barang, tetapi menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, tertib, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat," ujar Muhammad Suharno kepada media, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, peningkatan keselamatan dan kelancaran lalu lintas menjadi salah satu prioritas utama Dinas Perhubungan. Berbagai program pengawasan, pengaturan lalu lintas, pemasangan rambu, pembinaan juru parkir, hingga edukasi keselamatan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Selain aspek keselamatan, Dishub juga berfokus pada penataan sistem angkutan umum agar semakin efisien dan mudah diakses masyarakat. Penataan rute, evaluasi layanan angkutan, hingga pengembangan fasilitas transportasi menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.
Muhammad Suharno menambahkan bahwa konektivitas antarwilayah memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Sistem transportasi yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, perdagangan, hingga mendukung pengembangan destinasi wisata yang menjadi potensi unggulan Kabupaten Sumbawa Barat.
"Kami ingin transportasi menjadi penggerak pembangunan daerah. Ketika konektivitas antarwilayah semakin baik, distribusi barang menjadi lebih lancar, biaya logistik dapat ditekan, sektor pariwisata berkembang, dan pada akhirnya akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Di tengah perkembangan teknologi, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat juga terus mendorong penerapan inovasi dalam penyelenggaraan layanan transportasi. Digitalisasi pelayanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan transportasi yang ramah lingkungan menjadi bagian dari visi Dishub dalam membangun sistem transportasi yang modern dan berkelanjutan.
Menurut Muhammad Suharno, peningkatan kompetensi aparatur serta kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat akan terus digencarkan. Edukasi kepada pelajar, pengemudi angkutan umum, komunitas, hingga pengguna jalan lainnya dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Sumbawa Barat.
"Kami percaya bahwa keselamatan transportasi tidak hanya bergantung pada infrastruktur yang baik, tetapi juga pada kesadaran masyarakat. Oleh sebab itu, edukasi dan pembinaan akan terus kami lakukan agar budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat," tegasnya.
Ia berharap seluruh program yang dijalankan Dinas Perhubungan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya saing daerah. Dengan sistem transportasi yang aman, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan, Kabupaten Sumbawa Barat diyakini akan memiliki aksesibilitas yang semakin baik, mobilitas yang semakin lancar, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara berkesinambungan. (Hen).
.png)