Dishub KSB Gerak Cepat Tinjau Lokasi Mobil Terjun ke Jurang di Pantai Poto Batu, Evaluasi Keselamatan Jalan Jadi Prioritas

Taliwang, Sumbawa Barat – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumbawa Barat bergerak cepat merespons peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil yang terjatuh ke jurang di kawasan Pantai Poto Batu, Kecamatan Taliwang. Melalui Bidang Lalu Lintas, tim langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap kondisi jalan serta fasilitas keselamatan yang tersedia.

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Dinas Perhubungan dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang diduga berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan. Selain melakukan pendataan di lapangan, tim juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi kejadian.

Di lokasi, petugas melakukan identifikasi terhadap kondisi geometrik jalan, tingkat visibilitas pengendara, kondisi bahu jalan, keberadaan rambu lalu lintas, marka jalan, serta perangkat pengamanan lainnya yang berfungsi memberikan perlindungan bagi pengguna jalan, terutama di kawasan yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Kawasan Pantai Poto Batu sendiri dikenal memiliki sejumlah ruas jalan yang berbatasan langsung dengan area perbukitan dan jurang. Kondisi tersebut menuntut perhatian khusus, baik dari pemerintah sebagai penyelenggara transportasi maupun dari masyarakat sebagai pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Selain melakukan pengecekan teknis, tim Bidang Lalu Lintas juga mendokumentasikan berbagai temuan di lapangan sebagai bahan evaluasi. Data tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan, termasuk kemungkinan penambahan atau peningkatan fasilitas keselamatan jalan di lokasi yang dianggap rawan kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat, Muhammad Suharno, S.Sos., M.M.Inov., mengatakan bahwa kehadiran tim di lokasi merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan setiap kejadian kecelakaan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keselamatan transportasi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

"Kami langsung menurunkan tim Bidang Lalu Lintas untuk melakukan pengecekan di lokasi kejadian. Langkah ini penting agar kami dapat mengetahui kondisi riil di lapangan, mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, sekaligus mengevaluasi apakah fasilitas keselamatan jalan yang tersedia sudah memadai atau masih perlu dilakukan peningkatan," ujar Muhammad Suharno.

Ia menjelaskan bahwa hasil identifikasi di lapangan akan menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi teknis, termasuk usulan penambahan rambu peringatan, perbaikan marka jalan, pemasangan perangkat pengaman jalan, maupun langkah-langkah lain yang dinilai mampu meningkatkan tingkat keselamatan bagi pengguna jalan.

"Setiap kejadian kecelakaan harus menjadi pembelajaran bersama. Oleh karena itu, kami akan melakukan kajian secara menyeluruh agar langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara tepat sasaran sehingga risiko kecelakaan serupa dapat diminimalkan di masa mendatang," tambahnya.

Muhammad Suharno juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur perbukitan maupun kawasan tepi jurang merupakan faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan.

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum bepergian, patuhi rambu lalu lintas, jangan memaksakan berkendara saat lelah, dan sesuaikan kecepatan dengan karakteristik jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa upaya menciptakan lalu lintas yang aman tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pengguna jalan menjadi kunci dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Sumbawa Barat.

Melalui evaluasi menyeluruh terhadap lokasi kecelakaan di Pantai Poto Batu, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat berharap dapat memperkuat sistem keselamatan jalan serta meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung transportasi. 

"Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan jalan yang tertib, aman, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan." pungkasnya. (Hen).