‎Emak-Emak Jilbab Merah Kawal Pendaftaran Suhardi Rollex, Serukan “Lanjutkan 2 Periode”

Tambak Sari, Sumbawa Barat — Suasana pendaftaran calon Kepala Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, berlangsung semarak. Suhardi, S.I.P., atau yang akrab disapa Suhardi Rollex, resmi mendaftarkan diri untuk kembali mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tambak Sari.

‎Pendaftaran tersebut menarik perhatian lantaran puluhan warga ikut mengawal kedatangan Suhardi Rollex menuju sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD). Rombongan tersebut terdiri dari tim inti, keluarga, serta masyarakat pendukung yang ingin mengantarkan Suhardi Rollex mendaftarkan diri untuk periode kedua.

‎Pantauan media di lokasi pada Rabu (26/08/2026). Sekitar empat mobil beriringan menuju tempat pendaftaran. Kendaraan tersebut tampak dihiasi tulisan “Salam Maju 2 Periode” sebagai bentuk dukungan kepada Suhardi Rollex yang kembali mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Tambak Sari.

Tak hanya kendaraan roda empat, puluhan sepeda motor juga ikut mengiringi rombongan. Menariknya, sejumlah emak-emak yang mengenakan jilbab berwarna merah tampak mendominasi barisan pengawalan tersebut.

‎Kehadiran emak-emak berjilbab merah tersebut membuat suasana pengawalan pendaftaran semakin meriah. Mereka mengikuti perjalanan rombongan hingga tiba di sekretariat panitia dengan tetap menjaga ketertiban selama perjalanan.

‎Dukungan terhadap Suhardi Rollex juga terlihat di sepanjang rute yang dilalui rombongan. Sejumlah warga yang berada di depan rumah masing-masing tampak memberikan sambutan dengan melambaikan tangan ketika rombongan melintas.

Warga yang memberikan sambutan tersebut tidak seluruhnya ikut dalam rombongan menuju lokasi pendaftaran. Namun, lambaian tangan dari sejumlah warga dinilai menjadi salah satu bentuk perhatian dan dukungan terhadap Suhardi Rollex.

‎Setibanya disana, Ketua BPD Tambak Sari, Usman Renggo, menyambut kedatangan Suhardi Rollex bersama rombongan. Ia menyampaikan bahwa rombongan Suhardi Rollex merupakan calon kepala desa ketiga yang datang mendaftarkan diri dalam tahapan Pilkades Tambak Sari.

‎Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Relawan Pemenangan, Drs. Agus Salim, yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat Tambak Sari, mengatakan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk dukungan untuk mengantarkan Suhardi Rollex mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Tambak Sari untuk periode kedua.

‎“Siang hari ini kita bisa bersama-sama mengantarkan Bapak Suhardi Rollex untuk daftar ke sekretariat panitia pemilihan Kepala Desa untuk maju dua periode,” ujar Agus Salim di hadapan tim inti dan keluarga yang kemudian secara kompak menyuarakan, “Lanjutkan!”

‎Agus Salim berharap seluruh proses pencalonan hingga pelaksanaan Pilkades dapat berjalan dengan baik tanpa adanya hambatan. Ia juga berharap Suhardi Rollex dapat kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Tambak Sari pada periode berikutnya.

‎“Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik, tidak ada rintangan hingga kita dapat mengantarkan Bapak Suhardi Rollex menjadi Kepala Desa Tambak Sari untuk yang kedua kalinya,” katanya.

‎Ia menegaskan, dukungan yang diberikan oleh tim dan masyarakat yang hadir dilakukan secara ikhlas dan terbuka. Menurutnya, tidak ada paksaan maupun intimidasi dari pihak mana pun dalam proses pengawalan pendaftaran tersebut.

‎Agus Salim juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk ikut mendampingi proses pendaftaran Suhardi Rollex. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus terjaga selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

‎Sementara itu, Suhardi Rollex menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut mengawal proses pendaftarannya. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kaum perempuan, keluarga, tim pendukung, serta seluruh masyarakat yang hadir.

‎Menurut Suhardi, antusiasme masyarakat dalam proses pendaftaran menjadi sebuah bentuk kebersamaan yang harus dijaga. Ia berharap semangat tersebut tidak hanya muncul pada saat pendaftaran, tetapi dapat dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.

‎“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan memberikan dukungan. Mari kita jaga kebersamaan ini dan menjadikan Pilkades sebagai momentum untuk membangun Desa Tambak Sari,” ujar Suhardi.

‎Suhardi juga menekankan bahwa kemenangan dalam sebuah kontestasi bukan menjadi satu-satunya tujuan. Baginya, hal yang lebih penting adalah memastikan seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung secara demokratis, aman, tertib dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapatkan kepercayaan masyarakat.

‎Ia mengingatkan seluruh pendukung agar tetap menjaga etika selama mengikuti seluruh tahapan Pilkades. Setiap pihak, kata dia, harus menghormati proses demokrasi yang sedang berlangsung serta memberikan kesempatan kepada panitia untuk menjalankan tugas secara profesional.

‎“Apapun hasilnya nanti, kita harus tetap menjaga persaudaraan. Desa Tambak Sari adalah rumah kita bersama. Jangan karena Pilkades kita terpecah,” tegasnya.

‎Sementara itu, Ketua PPKD Tambak Sari, Rahmad Hidayat, S.Pd., menerima secara langsung berkas pencalonan Suhardi Rollex. Berkas tersebut kemudian diperiksa oleh panitia sesuai dengan mekanisme dan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

‎Setelah dilakukan pemeriksaan awal, berkas pencalonan Suhardi Rollex dinyatakan lengkap secara administrasi. Selanjutnya, Suhardi Rollex melakukan penandatanganan sebagai bagian dari proses penyerahan berkas pencalonan kepada panitia Pilkades.

‎Prosesi penyerahan dan pemeriksaan berkas tersebut disaksikan oleh para pendukung serta sejumlah tokoh masyarakat yang hadir. Dengan diterimanya berkas pencalonan tersebut, Suhardi Rollex secara resmi mengikuti tahapan pencalonan Kepala Desa Tambak Sari sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia.

‎Antusiasme warga yang mengiringi proses pendaftaran tersebut menjadi salah satu warna tersendiri dalam tahapan Pilkades Tambak Sari. Namun, seluruh pihak tetap diharapkan menjaga suasana kondusif, menghormati setiap calon, serta menjadikan proses demokrasi di tingkat desa sebagai sarana memperkuat persatuan masyarakat. (Hen).