Tim Gabungan Gelar Operasi di Depan Pasar Jereweh, Sasar Kelengkapan Kendaraan dan Kepatuhan Pengendara

SUMBAWA BARAT — Tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Samsat menggelar operasi gabungan di Jalan Lintas Taliwang–Maluk, tepatnya di depan Pasar Jereweh, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, pada 5 Agustus 2026.

Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan ketertiban serta kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dan administrasi kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Barat, Muhammad Suharno, S.Sos., M.M.Inov., mengatakan keterlibatan Dishub dalam operasi gabungan tersebut merupakan bentuk sinergi antarlembaga dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan berkeselamatan.

“Operasi gabungan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, TNI, Dishub dan Samsat untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan yang berlaku,” ujar Suharno.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi berbagai persyaratan sebelum kendaraan digunakan di jalan raya.

Salah satu sasaran pemeriksaan dalam operasi gabungan tersebut adalah kelengkapan surat-surat kendaraan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan memiliki dokumen yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain kelengkapan administrasi kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap aspek kelayakan kendaraan, termasuk kepatuhan terhadap kewajiban melakukan pengujian kendaraan bermotor atau Uji KIR, khususnya bagi kendaraan yang memang diwajibkan menjalani pengujian.

Suharno menjelaskan, Uji KIR memiliki peran penting dalam memastikan kendaraan angkutan umum maupun barang memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Kendaraan yang digunakan dalam aktivitas transportasi harus dipastikan berada dalam kondisi yang aman sehingga tidak membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

“Pengujian kendaraan bermotor sangat penting karena menyangkut aspek keselamatan. Kami ingin memastikan kendaraan yang beroperasi, khususnya kendaraan angkutan, memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,” jelasnya.

Dalam operasi tersebut, unsur Samsat juga turut melakukan pemeriksaan berkaitan dengan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan agar memenuhi kewajiban administrasi kendaraan mereka.

Suharno mengimbau kepada seluruh pemilik dan pengemudi kendaraan di KSB agar tidak menunggu sampai adanya operasi gabungan untuk memastikan kendaraan serta dokumen yang dimiliki telah sesuai dengan ketentuan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, memenuhi kewajiban pajak, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Kepatuhan sebaiknya dilakukan bukan karena takut ada pemeriksaan, tetapi karena kesadaran akan pentingnya keselamatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan seperti ini diharapkan dapat membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Dengan semakin tingginya kepatuhan pengendara, potensi pelanggaran maupun kecelakaan akibat faktor kendaraan dan kelalaian administrasi dapat ditekan.

Operasi gabungan yang dilaksanakan di jalur Taliwang–Maluk tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah bersama aparat penegak hukum untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib, terutama pada jalur yang menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat.

Dishub KSB berharap masyarakat dapat melihat kegiatan tersebut secara positif. Pemeriksaan kendaraan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus memberikan pemahaman kepada pengguna jalan mengenai pentingnya tertib administrasi dan keselamatan berkendara.

“Tujuan akhirnya adalah keselamatan masyarakat. Kendaraan lengkap administrasinya, memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, serta pengemudinya tertib dalam berlalu lintas. Dengan demikian, keamanan dan keselamatan seluruh pengguna jalan dapat lebih terjamin,” pungkas Muhammad Suharno. (Hen).