Taliwang, Sumbawa Barat — Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memberikan dukungan pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan medis pada pelaksanaan Lomba Adat Barampok Kabupaten Sumbawa Barat yang berlangsung di Alun-Alun Kota Taliwang, Minggu (4/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan peserta dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut mendapatkan akses pertolongan medis apabila dibutuhkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, MMRS, MQM, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, terutama acara yang melibatkan banyak peserta dan penonton.
Menurutnya, kehadiran tim medis di lokasi kegiatan menjadi langkah antisipatif untuk memberikan respons cepat terhadap kondisi kesehatan yang mungkin dialami peserta maupun masyarakat selama berlangsungnya perlombaan.
“Pelayanan kesehatan harus tetap menjadi perhatian dalam setiap kegiatan masyarakat, terlebih kegiatan yang melibatkan banyak orang dan aktivitas fisik. Karena itu, kami menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulans agar pertolongan medis dapat diberikan dengan cepat apabila diperlukan,” demikian pesan yang dapat disampaikan dari upaya kesiapsiagaan Dinas Kesehatan KSB.
Dukungan pelayanan kesehatan tersebut melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans UPTD Puskesmas Taliwang, dokter dari Puskesmas Taliwang II dan Puskesmas Brang Ene, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung kesiapan pelayanan medis di lapangan selama kegiatan berlangsung.
Lomba Adat Barampok yang digelar di Alun-Alun Kota Taliwang berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang memadati lokasi untuk menyaksikan tradisi adu ketangkasan khas masyarakat Samawa. Ramainya peserta dan penonton menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menyiapkan pelayanan kesehatan di sekitar area kegiatan.
Selain menyiagakan tenaga kesehatan, keberadaan armada ambulans juga menjadi bagian dari upaya memastikan tersedianya sarana transportasi medis apabila terdapat kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan kesiapan tersebut, tim kesehatan dapat memberikan respons awal sesuai kebutuhan dan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Kesiapsiagaan medis menjadi semakin penting mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka dengan aktivitas yang cukup padat serta kondisi cuaca yang terik. Faktor kelelahan, paparan panas, maupun kemungkinan cedera selama pertandingan perlu menjadi perhatian agar keselamatan peserta dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.
dr. Carlof menegaskan bahwa dukungan pelayanan kesehatan pada kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan KSB untuk menghadirkan pelayanan yang responsif dan mudah dijangkau. Menurutnya, koordinasi antartenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan diperlukan agar kebutuhan medis dapat ditangani sesuai prosedur.
Di sisi lain, Lomba Adat Barampok tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi dan budaya masyarakat Sumbawa. Kegiatan ini mengandung nilai keberanian, sportivitas, persaudaraan, dan kebersamaan yang perlu terus dijaga oleh seluruh pihak.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST, M.Si., turut mengingatkan para petarung agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian tradisi harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap keselamatan, ketertiban, dan nilai kebersamaan.
Dinas Kesehatan KSB juga mendorong agar penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan banyak orang selalu memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan. Kesiapan panitia, tenaga medis, unsur pengamanan, serta pihak terkait lainnya menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kegiatan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui dukungan TRC Ambulans Puskesmas Taliwang, dokter dari Puskesmas Taliwang II dan Puskesmas Brang Ene, serta jajaran Dinas Kesehatan, pelayanan kesehatan diharapkan dapat hadir secara sigap di tengah berbagai aktivitas masyarakat. Sinergi tersebut sekaligus memperkuat kesiapsiagaan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Dengan kesiapan tenaga kesehatan dan armada ambulans, Dinas Kesehatan KSB terus berupaya mendukung kegiatan masyarakat sekaligus memastikan akses terhadap pertolongan medis dapat diberikan sesuai kebutuhan. Semangat KSB Maju Kesehatan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif, tanggap, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (Hen).
.png)