Taliwang, Sumbawa Barat — Semarak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) semakin terasa dengan digelarnya kegiatan Gerak Jalan Tepat Waktu di kawasan Kemutar Telu Center (KTC), Kecamatan Taliwang.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk mempererat silaturahmi serta membangun semangat kebersamaan.
Salah satu peserta yang turut mencuri perhatian dalam kegiatan tersebut adalah tim ibu-ibu dari Kelurahan Menala, Kecamatan Taliwang. Dengan penuh semangat, mereka ambil bagian dalam Gerak Jalan Tepat Waktu bersama berbagai kelompok peserta lainnya pada, Kamis (09/10/2026).
Sejak berada di garis start, tim ibu-ibu Kelurahan Menala terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Kekompakan dan semangat kebersamaan terlihat ketika seluruh anggota tim berjalan bersama mengikuti lintasan yang telah ditentukan panitia.
Tim Kelurahan Menala tampil dengan seragam bernuansa biru tua yang dipadukan dengan jilbab berwarna biru langit. Penampilan tersebut semakin menarik dengan penggunaan topi berwarna pink serta nomor punggung 27 yang menjadi identitas tim dalam kegiatan tersebut.
Kombinasi warna seragam yang dikenakan membuat penampilan tim ibu-ibu Kelurahan Menala terlihat anggun, kompak, sekaligus penuh semangat dalam menyemarakkan Harlah ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat.
Dukungan terhadap keikutsertaan tim tersebut juga diberikan langsung oleh Lurah Menala, Fajri Razik, S.AP. Kehadiran lurah di tengah peserta menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi ibu-ibu Kelurahan Menala untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.
Razik mengatakan, keikutsertaan Kelurahan Menala dalam Gerak Jalan Tepat Waktu merupakan bagian dari upaya jajaran kelurahan untuk turut menyemarakkan momentum Harlah KSB ke-23.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena tidak hanya berkaitan dengan perayaan hari jadi daerah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkumpul dan membangun kebersamaan.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kita ingin ibu-ibu Kelurahan Menala bisa ikut berpartisipasi, bersilaturahmi dan bersama-sama memeriahkan Harlah Kabupaten Sumbawa Barat,” ujar Razik.
Ia menambahkan, kekompakan yang ditunjukkan para peserta merupakan gambaran sederhana tentang pentingnya membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ketika kita melangkah bersama, tentu suasananya menjadi lebih semangat. Ini juga menjadi bagian dari bagaimana kita membangun kekompakan di lingkungan Kelurahan Menala,” katanya.
Sepanjang lintasan, tim ibu-ibu Kelurahan Menala terus menjaga kekompakan. Mereka berusaha mengikuti gerakan dan tempo perjalanan secara bersama-sama hingga berhasil menyelesaikan seluruh rute yang telah ditentukan.
Bagi jajaran Kelurahan Menala, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menikmati suasana perayaan Harlah KSB sekaligus memperkuat hubungan antara aparatur kelurahan dengan masyarakat.
Razik juga menilai kegiatan Gerak Jalan Tepat Waktu memiliki manfaat lain, terutama dalam mendorong masyarakat untuk menjaga kebugaran dan menerapkan pola hidup sehat.
“Kegiatan seperti ini tentu sangat baik untuk kesehatan. Selain berolahraga, kita juga mendapatkan suasana kebersamaan dan silaturahmi. Karena itu, kami sangat mengapresiasi ibu-ibu yang sudah ikut berpartisipasi,” ungkapnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum Harlah KSB saja, tetapi dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Kelurahan Menala.
Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kelurahan.
“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga. Pemerintah kelurahan tentu tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat. Dengan kebersamaan, berbagai kegiatan dan program akan lebih mudah kita laksanakan,” pungkas Razik.
Keikutsertaan tim ibu-ibu Kelurahan Menala dalam Gerak Jalan Tepat Waktu akhirnya menjadi bagian dari semarak Harlah ke-23 Kabupaten Sumbawa Barat. Langkah mereka di sepanjang lintasan bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kekompakan, kesehatan, dan semangat masyarakat dalam merayakan hari jadi daerah tercinta. (Hen).