‎Perkuat Karakter dan Cegah Kenakalan Remaja, SMKN 1 Taliwang Gandeng Polsek dan TNI

Taliwang, Sumbawa Barat — SMK Negeri 1 Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui kolaborasi dengan aparat keamanan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan kedisiplinan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta antisipasi aksi kekerasan yang dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman sekolah.

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran untuk menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

‎Pelaksanaan pembinaan melibatkan unsur Kepolisian Sektor (Polsek) Taliwang dan TNI. Hadir secara langsung Kapolsek Taliwang, IPTU Kamaruddin, S.H., bersama anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang turut memberikan pendampingan serta penguatan nilai-nilai kedisiplinan kepada para siswa.

‎Kepala SMK Negeri 1 Taliwang, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa pembinaan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan. Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari kemampuan akademik dan keterampilan peserta didik, tetapi juga dari sikap, perilaku, serta tanggung jawab mereka dalam kehidupan sehari-hari.

‎Nasir menjelaskan bahwa sinergi antara sekolah, kepolisian, dan TNI diperlukan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai berbagai risiko yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penyalahgunaan narkoba, tindakan kekerasan, kenakalan remaja, hingga dampak negatif penggunaan media sosial.

‎“Anak-anak harus memiliki kedisiplinan dan integritas sejak dini. Kami ingin memastikan seluruh peserta didik memahami bahwa narkoba, kekerasan, dan tindakan kriminalitas bukanlah jalan untuk menyelesaikan masalah. Masa depan mereka harus dijaga dengan perilaku positif dan tanggung jawab,” ujar Muhammad Nasir.

‎Ia juga mengingatkan para siswa agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif, seperti menambah pengetahuan, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan kemampuan diri, bukan untuk menyebarkan ujaran kebencian, perundungan, maupun konten yang dapat merugikan orang lain.

Lebih lanjut, Nasir menegaskan bahwa tanggung jawab membina kedisiplinan dan karakter generasi muda tidak hanya berada di pundak pihak sekolah. Peran orang tua, masyarakat, aparat keamanan, dan seluruh elemen lingkungan juga sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana pendidikan yang aman dan kondusif.

‎“Pembinaan karakter bukan hanya tanggung jawab sekolah. Kami membutuhkan dukungan orang tua, masyarakat, kepolisian, dan TNI. Prinsipnya adalah mencegah lebih baik daripada mengobati. Jangan menunggu anak-anak terlibat masalah baru kita melakukan pembinaan,” tegasnya.

‎Melalui program pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, SMKN 1 Taliwang berkomitmen menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi keahlian, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Sekolah mengusung konsep BMIW, yaitu Bekerja, Melanjutkan Studi, dan Wirausaha, sebagai arah pengembangan masa depan peserta didik.

‎Sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dan kekerasan, seluruh siswa turut menyuarakan ikrar Anti Narkoba dan Anti Kekerasan. Ikrar tersebut menjadi simbol tekad para peserta didik untuk menjaga diri, menghormati sesama, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perilaku menyimpang.

‎Kegiatan juga dirancang untuk mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi siswa. Hal tersebut ditunjukkan melalui penyampaian pidato menggunakan bahasa Inggris oleh salah seorang perwakilan peserta didik. Penampilan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah mendorong keberanian siswa tampil di depan umum sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa asing.

‎Tidak hanya berfokus pada pembinaan karakter, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada siswa-siswi yang berhasil menorehkan prestasi di bidang olahraga. Pihak sekolah bersama kepolisian menyerahkan piagam penghargaan sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras dan pencapaian para peserta didik.

‎Salah satu prestasi membanggakan diraih Ariqoh Hulwah yang berhasil meraih Juara I atau medali emas pada Kejuaraan Provinsi Tarung Derajat antarpelajar se-NTB. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMKN 1 Taliwang mampu mengembangkan potensi diri melalui kegiatan olahraga dan kompetisi.

‎Prestasi berikutnya diraih Firtan Pandu Pratama yang memperoleh Juara II atau medali perak pada kejuaraan yang sama. Sementara itu, Erlangga Pratama berhasil meraih Juara III atau medali perunggu, sehingga semakin menambah daftar pencapaian siswa sekolah tersebut di bidang olahraga bela diri.

‎Di bidang sepak bola, Fatra juga mencatatkan prestasi dengan meraih Juara I tingkat Provinsi bersama tim Soera U-17 serta menempati posisi keenam pada tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Taliwang sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan.

‎Muhammad Nasir menyampaikan bahwa penghargaan kepada siswa berprestasi merupakan bentuk dukungan sekolah terhadap pengembangan potensi peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa agar berani berkompetisi dan terus berusaha meraih prestasi.

‎Pelaksanaan upacara dan pembinaan karakter tersebut juga dihadiri oleh Tim Asesor Akreditasi Sekolah. Kehadiran tim asesor menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung aktivitas sekolah, termasuk kedisiplinan peserta didik, budaya positif, serta upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung proses pembelajaran.

‎Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pembentukan karakter, penguatan kedisiplinan, peningkatan prestasi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja merupakan bagian yang saling berkaitan dalam pendidikan vokasi. SMKN 1 Taliwang berharap kolaborasi dengan Polsek Taliwang dan unsur TNI dapat terus berlanjut melalui berbagai program pembinaan yang memberikan dampak positif bagi peserta didik.

‎Dengan sinergi seluruh pihak, SMKN 1 Taliwang berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam keterampilan dan prestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta mampu menjadi bagian dari masyarakat yang aman, produktif, dan berintegritas. (Jul).